Marketing Mix
Marketing mix merupakan
kegiatan pemasaran yang dilakukan secara terpadu, artinya kegiatan ini
dilakukan secara bersama diantara elemen-elemen yang ada dalam marketing mix
itu sendiri. Penggunaan bauran pemasaran dalam dunia perbankan dilakukan dengan
mengggunakan konsep-konsep yang sesuai dengan kebutuhan bank. Menurut Kotler ada empat konsep bauran pemasaran
yaitu :
1.
Produk (Product)
2.
Harga (Price)
3.
Tempat (Place)
4.
Promosi
(Promotion)
Sedangkan, Boom dan Bitner
menambahkan dalam bisnis jasa bauran pemasaran di samping Empat P, maka
ditambah 3P yaitu:
1.
People (orang)
Yaitu semua
orang yang terlibat aktif dalam pelayanan dan mempengaruhi persepsi pembeli,
nama, pribadi, pelanggan dan pelanggan lain yang ada dalam lingkungan pelayanan
2.
Physical Evidence
(Bukti Fisik)
Terdiri dari
adanya logo atau symbol perusahaan, moto, fasilitas yang dimiliki, seragam
karyawan, laporan, kartu nama dan jaminan perusahaan.
3.
Process (proses)
Keterlibatan
dalam pelayanan jasa,proses aktivitas, standar pelayanan, kesederhanan , atau
kompleksitas prosedur kerjayang ada dibank yang bersangkutan.
Dalam memenangkan persaingan
antara bank dalam menjalankan bauran pemasaran yang dapat dilakukan berbagai
strategi. Keberhasilan faktor ini dapat diukur melalui hal-hal sebagai berikut
:
1.
Kualitas jasa
yang dirasakan pelanggan (service
performance) artinya apa yang diterima nasabah pada saat menerima atau
membeli jasa yang ditawarkan bank.
2.
Jasa yang
diharapkan pelanggan (customer
expectation) artinya apa yang dirasakan nasabah sesuai dengan keinginan dan
kebutuhan terhadap jasa yang dibelinya.
Ada 5 unsur kualitas jasa
yaitu sebagai berikut:
1.
Tangible (bukti
nyata)
Artinya jasa
yang berkualitas dilihat dari fasilitas fisik seperti gedung kantor, ruangan,
pakaian dan penampilan petugas karyawan, lokasi pelayanan serta fasilitas kantor.
2.
Emphaty (Empati)
Artinya,
jasa berkualitas mencakup kemudahan komunikasi dan pemahaman terhadap kebutuhan
pelanggan, seperti sikap, kewajaran yang ditawarkan, kesediaan membantu
nasabah, menanggapi setiap permintaan nasabah, kesopanan karyawan, perhatian
kepada kepentingan dan kebutuhan nasabah.
3.
Reliability
Artinya jasa
yang berkualitas meliputi kepercayaan kepada institusi akurasi catatan nasabah
dan kepercayaan nasabah kepada karyawan
4.
Responsiveness
Artinya jasa
yang berkualitas mencakup kecepatan layanan karyawan dan dukungan institusi
pada karyawan
5.
Assurance
Artinya Jasa
yang berkualitas mencakup janji, institusi kepada pelanggan, penetapan waktu,
pemberian jasa, keamanan bertransaksi, penetapan waktu operasi dan kepastian
jasa yang diberikan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar