Rabu, 05 November 2014

Marketing Mix

Marketing Mix
Marketing mix merupakan kegiatan pemasaran yang dilakukan secara terpadu, artinya kegiatan ini dilakukan secara bersama diantara elemen-elemen yang ada dalam marketing mix itu sendiri. Penggunaan bauran pemasaran dalam dunia perbankan dilakukan dengan mengggunakan konsep-konsep yang sesuai dengan kebutuhan bank.  Menurut Kotler ada empat konsep bauran pemasaran yaitu :
1.     Produk (Product)
2.     Harga (Price)
3.     Tempat (Place)
4.     Promosi (Promotion)
Sedangkan, Boom dan Bitner menambahkan dalam bisnis jasa bauran pemasaran di samping Empat P, maka ditambah 3P yaitu:
1.     People (orang)
Yaitu semua orang yang terlibat aktif dalam pelayanan dan mempengaruhi persepsi pembeli, nama, pribadi, pelanggan dan pelanggan lain yang ada dalam lingkungan pelayanan
2.     Physical Evidence (Bukti Fisik)
Terdiri dari adanya logo atau symbol perusahaan, moto, fasilitas yang dimiliki, seragam karyawan, laporan, kartu nama dan jaminan perusahaan.
3.     Process (proses)
Keterlibatan dalam pelayanan jasa,proses aktivitas, standar pelayanan, kesederhanan , atau kompleksitas prosedur kerjayang ada dibank yang bersangkutan.
Dalam memenangkan persaingan antara bank dalam menjalankan bauran pemasaran yang dapat dilakukan berbagai strategi. Keberhasilan faktor ini dapat diukur melalui hal-hal sebagai berikut :
1.     Kualitas jasa yang dirasakan pelanggan (service performance) artinya apa yang diterima nasabah pada saat menerima atau membeli jasa yang ditawarkan bank.
2.     Jasa yang diharapkan pelanggan (customer expectation) artinya apa yang dirasakan nasabah sesuai dengan keinginan dan kebutuhan terhadap jasa yang dibelinya.
Ada 5 unsur kualitas jasa yaitu sebagai berikut:
1.     Tangible (bukti nyata)
Artinya jasa yang berkualitas dilihat dari fasilitas fisik seperti gedung kantor, ruangan, pakaian dan penampilan petugas karyawan, lokasi pelayanan serta fasilitas kantor.
2.     Emphaty (Empati)
Artinya, jasa berkualitas mencakup kemudahan komunikasi dan pemahaman terhadap kebutuhan pelanggan, seperti sikap, kewajaran yang ditawarkan, kesediaan membantu nasabah, menanggapi setiap permintaan nasabah, kesopanan karyawan, perhatian kepada kepentingan dan kebutuhan nasabah.
3.     Reliability
Artinya jasa yang berkualitas meliputi kepercayaan kepada institusi akurasi catatan nasabah dan kepercayaan nasabah kepada karyawan
4.     Responsiveness
Artinya jasa yang berkualitas mencakup kecepatan layanan karyawan dan dukungan institusi pada karyawan
5.     Assurance

Artinya Jasa yang berkualitas mencakup janji, institusi kepada pelanggan, penetapan waktu, pemberian jasa, keamanan bertransaksi, penetapan waktu operasi dan kepastian jasa yang diberikan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar